Pontianak – Dalam rangka pelaksanaan implementasi Reformasi Birokrasi, Pemprov Kalbar melalui Biro Organisasi menyelenggarakan Rakomwil Forsesdasi Prov. Kalbar pada hari Selasa, 9 Februari 2021, pukul 09.00 WIB s/d selesai, bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji, serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Prov. Kalbar, Sekretaris Daerah 14 Kabupaten/Kota se-Kalbar, Asisten Administrasi dan Umum serta Kepala Biro Organisasi, Rita Hastarita.

Dalam sambutannya, Gubernur memberikan arahan kepada para Sekda agar senantiasa bekerja berdasarkan data serta tidak melakukan penyimpangan.

Gubernur juga meminta para Sekda untuk dapat mengawasi pelaksanaan tugas para kepala perangkat daerah. Sekda juga harus dapat menguasai seluruh persoalan pemerintahan serta memiliki solusi agar dapat membantu tugas dari kepala daerah.

Selain itu, Sekda juga diminta bekerja dengan sungguh-sungguh karena seluruh anggaran pemerintahan pada hakikatnya adalah untuk mengurus rakyat dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Gubernur juga menekankan kepada setiap daerah tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan serta pelaksanaan tes swab-PCR disertai penanganan/perawatan yang tepat sebagai upaya untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Pada kegiatan yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan ini diagendakan untuk membahas rencana kerja tahun 2021 yang berpedoman pada program kerja hasil musyawarah nasional dan permasalahan isu-isu strategis pemerintah daerah, yaitu hukum dan politik, sumber daya manusia, kesejahteraan, hubungan antar lembaga, pemerintahan, serta ekonomi.

Kegiatan Rakomwil Forsesdasi Prov. Kalbar Tahun 2021 dilanjutkan dengan Rapat Kerja yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Prov. Kalbar, A.L. Leysandri yang juga bertindak sebagai narasumber. Selain itu, Sekretaris Daerah Kota Pontianak selaku Ketua Komisariat Wilayah Forsesdasi Prov. Kalbar turut pula menjadi narasumber. Adapun yang bertindak sebagai pemandu jalannya kegiatan rapat kerja sekaligus sebagai moderator adalah Kepala Biro Organisasi, Rita Hastarita.

Selain pemaparan materi oleh Sekretaris Daerah Prov. Kalbar dan Sekretaris Daerah Kota Pontianak, dalam kegiatan ini para Sekretaris Daerah se-Kalbar saling berdiskusi serta bertukar pengalaman tentang kebijakan-kebijakan serta permasalahan yang ada di daerah.

Pada kegiatan yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan ini juga membahas rencana kerja tahun 2021 yang berpedoman pada program kerja hasil musyawarah nasional dan permasalahan isu-isu strategis pemerintah daerah, yaitu hukum dan politik, sumber daya manusia, kesejahteraan, hubungan antar lembaga, pemerintahan, serta ekonomi. (jab)